Tentang Program PDIPKreatif

Program Kekayaan Kuliner Indonesia

Indonesia memiliki kekayaan kuliner tradisional yang beragam jenis, rupa dan cita rasa, berikut dengan teknik memasak dan cara penyajian yang beragam pula, baik menurut bahan/bumbu maupun dari segi adat istiadatnya. Di beberapa daerah dengan mudah dijumpai kuliner khas daerah tertentu, yang juga disukai banyak orang secara nasional.

Namun, beberapa kuliner tradisional justru semakin sulit dijumpai, bahkan bisa dibilang langka karena berbagai penyebab, misalnya bahan/bumbunya semakin sulit diperoleh atau makan tersebut kurang disukai dan tidak ada yang mempopulerkan. Penyebab lain, tidak ada generasi penerus yang berminat dan bisa mengolah kuliner tradisional.

Kuliner, sebagai salah satu sub-sektor Ekonomi Kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang dominan di masyarakat. Memproduksi dan berjualan makanan tradisional telah ikut menggerakkan ekonomi lokal, menyumbang pendapatan negara dan berhasil menyerap tenaga kerja. Dengan populernya kuliner tradisional di kalangan masyarakat, maka kuliner menjadi salah satu warisan budaya yang berpotensi meningkatkan identitas dan citra bangsa.

DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif berupaya mendorong dan menggerakkan kegiatan masyarakat berbasis warisan budaya nasional. Misi PDI Perjuangan bidang Ekonomi Kreatif adalah mewujudkan keberdikarian ekonomi dan ekonomi yang berkepribadian berbasiskan warisan budaya nasional. Khususnya sub-sektor kuliner, PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif meyakini bahwa kekayaan kuliner Indonesia sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

klik gambar di atas untuk mengunduh Buku Program Kekayaan Kuliner Indonesia
klik gambar di atas untuk mengunduh Buku Panduan Ringkas Pendataan/Dokumentasi


Program Kekayaan Kriya Indonesia

Kriya adalah sebuah kegiatan seni. Titik-berat kriya adalah pada ketrampilan tangan dalam mengolah bahan baku yang ditemui di sekitar menjadi benda-benda bernilai pakai yang juga artistic, misalnya pakaian, perabotan, perhiasan. Bahan baku kriya meliputi bahan wastra, kayu, logam, kulit, keramik, karet, plastik, kertas hingga tanaman – dedaunan. Kriya, termasuk dalam sub-sektor Ekonomi Kreatif yang merupakan kegiatan ekonomi dominan di masyarakat. Memproduksi dan memasarkan produk kriya berati ikut menggerakkan ekonomi lokal, menyumbang pendapatan negara dan menyerap tenaga kerja. Karya kriya sangat populer di kalangan masyarakat, sehingga sesungguhnya kriya adalah salah satu warisan budaya yang mampu meningkatkan identitas dan citra bangsa.

DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif seantiasa menggerakkan kegiatan masyarakat bertitik-tolak dari warisan budaya nasional. Misi PDI Perjuangan bidang Ekonomi Kreatif adalah mewujudkan keberdikarian ekonomi dan ekonomi yang berkepribadian berbasis warisan budaya nasional. Akan halnya kriya, PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif yakin bahwa kekayaan kriya Indonesia adalah penggerak ekonomi masyarakat.

klik gambar di atas untuk mengunduh Buku Program Kekayaan Kriya Indonesia