Bolu Kemojo

Riau Oleh

Admin PDIP Kreatif

| 24/05/2019

Bolu kemojo kerap juga disebut dengan bolu kojo berasal dari kata kemboja atau bunga kamboja.

Disebut demikian karena loyang yang digunakan untuk membuat bolu ini memiliki bentuk seperti bunga kamboja.

Bolu kemojo cukup populer di Riau dan acapkali dijadikan sebagai buah tangan usai bertandang ke ranah melayu ini. Tapi siapa sangka, bolu kemojo juga sering terlihat di Palembang, Jambi dan Bengkulu.

Kue ini hampir tak pernah absen saat perayaan acara adat di daerah. Teksturmya padat dan cenderung seperti kue basah, bukan seperti bolu yang lembut layaknya cake. Rasanya dominan manis dengan sedikit aroma dan rasa telur saat menyantapnya.

Warna hijau pada bolu kemojo berasal dari campuran air daun suji dan daun pandan jadi bukan hanya menghasilkan warna tetapi juga ada aroma khasnya. Bolu kemojo dimasak dengan cara dikukus sehingga membuatnya kuat akan kesan tradisional.

Masyarakat Riau sering membuat bolu kemojo secara bersama-sama karena saat perta adat atau upacara adat biasanya disajikan bolu kemojo dalam jumlah yang banyak. Dari ini bisa terlihat aktifitas gotong-royong yang merupakan warisan nenek moyang.