Kerajinan Pangkal Pohon Kelapa ACEH
Oleh

pdipkreatif

| 15/01/2019

-

Warga Desa Madat, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan memiliki kerajinan furnitur dengan menggunakan bahan baku pangkal batang pohon kelapa, seperti meja dan kursi.


Uniknya lagi, pangkal pohon kelapa tersebut diolah menjadi meja dan kursi tanpa harus menggunakan satu biji pun paku atau lem. Sebab dirancang dengan konstruksi yang menyatu antara bagian satu dengan yang lainnya, sehingga sangat kokoh dan diperkirakan mampu bertahan selama puluhan tahun. Produk kerajinan tangan yang tergolong langka dan unik tersebut diolah oleh Karlis. Suami dari Hartini ini telah merintis usaha Seni Ukir Kayu dengan memanfaatkan bahan baku dari sumber daya alam yang ada di sekitar desanya itu sejak 26 tahun silam.

Yang menyita waktu lumayan lama adalah saat proses memahat, melubangi serta mengukir pangkal batang pohon kelapa, karena seluruh pekerjaannya kami lakukan dengan tangan. 

Pangkal pohon kelapa yang telah dipotong-potong dipahat lalu dilubangi. Setelah berbentuk kursi ataupun meja, kemudian di bagian depannya dibuat ukiran bermotif Aceh. Agar terlihat bagus, selanjutnya digosok menggunakan kertas gosok sampai terasa licin dan tampak mengkilap. Terakhir meja ataupun kursi yang sudah setengah jadi itu dicat sesuai dengan keinginan pemesan.