Krong Bade

Aceh Oleh

Admin PDIP

| 25/03/2019

Semakin banyak jumlah ukiran di dinding rumah, maka semakin sejahtera tingkat ekonomi masyarakatnya

Krong Bade adalah rumah adat Naggroe Aceh Dasussalam. Rumah ini berbentuk rumah persegi panjang, dibuat memanjang dari arah Timur ke Barat, atapnya memakai daun rumbia, lantainya terbuat dari bambu, dan dinding rumahnya dari kayu enau yang dihiasan lukisan. Ukiran yang ada di bervariasi, tergantung dari kondisi ekonomi pemilik rumah. Semakin banyak jumlah ukiran di dinding rumah, maka semakin sejahtera tingkat ekonomi masyarakatnya. Selain itu, ciri khas dari rumah tersebut adalah memiliki tangga didepan rumah yang digunakan sebagai jalan masuk kedalam rumah. Tinggi tangga tersebut sekitar 2,5 - 3 m dari permukaan tanah. Pada umumnya, anak tangga Rumah Krong Bade berjumlah ganjil sekitar 7-9 anak tangga.

Penggunaan bahan dasar bangunan Rumah Krong Bade diambil langsung dari alam. Ini menandakan bahwa bahwa masyarakat Aceh mempunyai kehidupan yang dekat dengan alam. Bahkan mereka juga tidak menggunakan paku dalam membangun rumah ini. Mereka menggunakan tali untuk mengikat dan menyatukan bahan bangunan yang satu dengan yang lain.

Pembagian ruangan dalam Rumah Krong Bade  terdiri dari 4 bagian yang memiliki fungsinya masing-masing. Bagian tersebut adalah ruang bawah, ruang depan, ruang tengah, dan ruang belakang.